Manfaatkan Waktu Hidup Dengan Amal Shalih


7 tahun lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Manusia ketika berlalu umurnya begitu saja tanpa dilaluinya dengan ketaatan dan amal shalih, maka dia akan berada dalam kerugiannya yang nyata dan dia akan menyesal di akhirat  atas apa yang telah dia kerjakan dahulu di dunia, bahkan berharap untuk kembali ke dunia agar dapat melakukan amal sholih, sebagaimana dikisahkan di dalam Al-Qur’an :

 وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ 

dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan Kami, keluarkanlah Kami niscaya Kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah Kami kerjakan". dan Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (Bukankah telah) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. [QS Faathir : 37]

Adapun seorang hamba yang bersusah payah semasa hidupnya dalam ketaatan dan amal sholih, maka dia akan memetik buah jerih payahnya dan merasakan kenikmatan di akhirat kelak, sebagaimana yang Allah firmankan :

كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا أَسْلَفْتُمْ فِي الْأَيَّامِ الْخَالِيَةِ 

dikatakan kepada para penghuni surga): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan dahulu pada hari-hari yang telah berlalu".

[ QS. Al-Haaqqah:24]

✏ Ustadz Askar Wardhana, Lc حفظه الله تعالى