Bersungguh-Sungguhlah Dalam Berdoa


8 tahun lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Sesungguhnya apabila seorang hamba berdoa dan berserah diri kepada Allah dan jujur di dalam doanya, maka pintu-pintu langit akan terbuka untuknya.

Apabila seseorang diuji dengan suatu penyakit, para dokter spesialis menyerah untuk bisa menyembuhkannya, begitu juga orang-orang yang diuji dengan anak-anak yang durhaka, serta diuji dengan berbagai macam cobaan, kemudian dia menghadap Dzat yang maha agung lagi maha tinggi dengan penuh kejujuran dan keyakinan maka (pada hakikatnya) dia telah mendapat anugerah yang agung dari Allah azza wa jalla (karena ketika dia sedang diuji dia semakin dekat dengan Rabbnya, pent-)

Maksud dari ujian dan cobaan agar seorang yang beriman yang semula dia jauh dari Allah (dan lalai dalam menjalankan perintahNya), dengan musibah dan cobaan yang menimpanya dia menjadi dekat denganNya.

Maksud dari ujian dan cobaan, agar orang yang beriman hanya mengadu kepada Allah dan berserah diri kepadaNya.

Orang yang beriman ketika  diuji dengan berbagai macam ujian dia akan berkata : "Wahai Rabbku Engkau mengetahui kelemahanku, wahai Rabbku hanya kepadaMu aku mengadu."

Allah berfirman : 

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ 

Bukankah Dia (Allah) yang mengabulkan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepadaNya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di bumi ? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain) ? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat. (QS. An-Naml : 62).

Betapa bahagianya orang yang hanya mengadu kepada Allah dan berserah diri kepadaNya, dia mengingat dosa-dosa yang pernah dilakukan kemudian memohon ampun kepadaNya, dia berbaik sangka kepadaNya, dia memperbaiki hubungan denganNya, dan dia yakin bahwasanya 

 إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Al- insyirah : 6)

*Tulisan di atas diterjemahkan dari ceramah singkat yang disampaikan oleh syaikh Muhammad Asy Syinqity - semoga Allah menjaga beliau -.

Semoga bermanfaat.

✏ Ustadz Budi Santoso, Lc. حفظه الله تعالى