Al-Qur'an Sumber Kebahagiaan


8 tahun lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Allah azza wa jalla berfirman : 

 طه * مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى* إِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَن يَخْشَى

Thoha (1) Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah (2) Melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)(3).

Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa'dy rahimahullah berkata : "Maksud dan tujuan diturunkan nya al-Qur'an dan disyariatkannya syariat islam bukanlah untuk menyusahkan dan membuat sempit kehidupan manusia. 
al-Qur'an diturunkan agar mengantarkan manusia menuju kebahagiaan, keberuntungan, dan ketenangan hati. 
Al-Qur'an merupakan peringatan bagi orang-orang yang takut kepada Allah, di dalamnya terdapat motivasi untuk mencapai surga Allah azza wa jalla, sebagaimana di dalamnya terdapat ancaman dari neraka-Nya.

[diterjemahkan secara ringkas dari taysiir kariimir rahmaan fii tafsiiri kalaamil mannaan hal 474].

Dari ketiga ayat di atas kita bisa mengambil beberapa pelajaran berharga : 

1. Kebahagiaan hanya akan bisa didapatkan dengan mempelajari al-Qur'an (termasuk juga mempelajari hadits - hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) memahaminya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari - hari.

2. Allah azza wa jalla yang menciptakan kita, dan Allah maha mengetahui hal-hal atau perkara-perkara yang bisa mengantarkan kepada kebahagiaan.

3. Hukum-hukum yang disyariatkan oleh Allah dan RasulNya shallallahu 'alaihi wa sallam tidak akan menjadikan seseorang hidup dalam kesengsaraan atau kesulitan. 

Ketika Allah azza wa jalla memerintahkan kaum wanita untuk menutup aurot dengan hijab syar'i, maka kita yakin bahwasanya perintah tersebut apabila dilaksanakan oleh kaum wanita, maka hidup mereka akan bahagia. 

Ketika Allah azza wa jalla mengharamkan riba, apabila orang-orang yang beriman menjauhi transaksi riba, pasti hidup mereka akan bahagia, begitu juga dengan hukum-hukum Allah yang lainnya, apabila hukum-hukum tersebut diterapkan, pasti kebahagiaan akan didapatkan.

Semoga Allah azza wa jalla menjadikan kita termasuk orang-orang yang diberikan keistiqomahan dalam mempelajari dan mengamalkan al-Qur'an.

✏ Ustadz Budi Santoso, Lc. حفظه الله تعالى