Tutup Auratmu


2 minggu lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Salah satu perintah yang banyak dilalaikan oleh manusia saat ini adalah menutup aurat, mari kita simak dalil-dalil berikut ini, mudah-mudahan kita bisa mengamalkannya :

" مَرَّ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى مَعْمَرٍ بِفِنَاءِ الْمَسْجِدِ مُحْتَبِيًا كَاشِفًا عَنْ طَرَفِ فَخِذِهِ , فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: " خَمِّرْ فَخِذَكَ يَا مَعْمَرُ , فَإِنَّ الْفَخِذَ عَوْرَةٌ " 

Suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati seorang sahabat yg bernama Ma'mar di halaman masjid dan saat itu Ma'mar menyingkap salah satu ujung pahanya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda : tutuplah pahamu wahai Ma'mar, karena sesungguhnya paha adalah aurat. [ HR. Ahmad]

عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ - رضي الله عنهما - قَالَ: أَقْبَلْتُ بِحَجَرٍ ثَقِيلٍ أَحْمِلُهُ وَعَلَيَّ إِزَارٌ خَفِيفٌ , فَانْحَلَّ إِزَارِي وَمَعِيَ الْحَجَرُ , فَلَمْ أَسْتَطِعْ أَنْ أَضَعَهُ حَتَّى بَلَغْتُ بِهِ إِلَى مَوْضِعِهِ , فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: " ارْجِعْ إِلَى ثَوْبِكَ فَخُذْهُ , وَلَا تَمْشُوا عُرَاةً " 

Dari Miswar bin Makhromah radhiyallahu 'anhuma berkata : aku datang mengangkut batu berat dan aku memakai sarung yang pendek, maka terlepaslah sarungku saat aku mengangkut batu tsb, dan aku tidak bisa menaruhnya hingga sampai pada tempatnya, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : kembalilah ke sarungmu dan pakailah, janganlah engkau berjalan telanjang. [HR. Muslim]

عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ: قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "لَا تُبْرِزْ فَخِذَكَ، وَلا تَنْظُرِ الَى فَخِذِ حَيٍّ وَلا مَيِّتٍ" 

Dari Ali berkata : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepadaku : jangan kau tampakkan pahamu, dan janganlah kamu melihat paha siapapun baik yang mayit atau yang hidup. [HR. Ahmad] (namun hadits ini dilemahkan para ulama)

Hadits-hadits di atas, dan hadits-hadits lainnya yang belum kami sebutkan, menunjukkan bahwa seorang muslim wajib menutup auratnya, dan wajib mengetahui batasan auratnya, dan jangan menyepelekannya dan beralasan karena sedang beraktifitas berat. 

Namun banyak di antara manusia yang masih menyepelekan hal ini, padahal inilah salah satu tujuan syaitan, yaitu ingin menampakkan aurat anak adam, simaklah ayat berikut ini dengan cermat :

(يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ)

Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, syaitan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat mereka. [QS. Al-A'raf : 27]

Oleh karena itu, mari kita  laksanakan perintah Allah dan RasulNya untk menjaga aurat kita, meskipun kebanyakan manusia menyepelekannya...

Wallahu a'lam

Oleh : Ustadz Askar Wardhana, Lc حفظه الله تعالى