Suatu Hal Yang Perlu Dikhawatirkan


4 minggu lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar


 وَكَانَ مَالِكُ بْنُ دِينَارٍ يَقُومُ طُولَ لَيْلِهِ قَابِضًا عَلَى لِحْيَتِهِ، وَيَقُولُ: يَا رَبِّ، قَدْ عَلِمْتَ سَاكِنَ الْجَنَّةِ مِنْ سَاكِنِ النَّارِ، فَفِي أَيِّ الدَّارَيْنِ مَنْزِلُ مَالِكِ بن دينار؟.

Dahulu Malik bin Dinar rahimahullah melakukan sholat malam, kemudian beliau memegang jenggotnya, dan berkata : Wahai Tuhanku, Engkau telah mengetahui siapa saja yang termasuk penghuni surga, dan siapa saja yang termasuk pebghuni neraka, maka dimana tempat kembali Malik ?

[Khunul Khòtimah wasù'uha , halaman 4, karya Kholid Syayi']


Dari perkataan beliau di atas, bisa kita ambil beberapa pelajaran ; 

1.Beriman kepada taqdir, bahwasannya setiap orang telah ditentukan taqdirnya, apakah dia termasuk penghuni surga atau penghuni neraka, dan taqdir tersebut merupakan rahasia Allah azza wa jalla.

2. Para ulama' adalah orang-orang yang bersegera dalam melakukan kebaikan, di dalam hati mereka terdapat rasa takut dan berharap. Mereka khawatir dan takut bahwasannya amal ibadah mereka tidak diterima oleh Allah, mereka juga berharap dan berdoa agar Allah menerima amal ibadah mereka.

3. Seorang hamba hendaknya tetap memohon keistiqomahan kepada Allah, dan berdoa agar dimasukkan ke dalam surgaNya.

Semoga bermanfaat.

Oleh : Ustadz  Budi Santoso, Lc  حَفِظَهُ اللهُ تَعَالَى