Sebab Kesedihan Dan Kegalauan


6 bulan lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Hati kita terkadang menjadi sedih disaat kita mengingat peristiwa di masa lalu. Misalnya kita mengingat kejadian yang kita alami di masa lalu, kita mengingat kenangan indah bersama orang tua , bersama keluarga anda, yang pada saat ini ada di antara mereka telah meninggal dunia.

Hati kita terkadang menjadi gelisah dan khawatir disaat kita memikirkan masa depan kita. Kita khawatir akan masa depan anak kita, keluarga kita, juga masa depan negri yang kita cintai ini.

Hati kita terkadang menjadi gundah gulana disaat kita menghadapi musibah yang menimpa kehidupan kita saat ini. Sakit yang tidak kunjung sembuh, kekurangan harta dsb.

Tiga hal diatas bisa kita obati dengan berdzikir kepada Allah.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

   
 "Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah, ketahuilah hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang" [QS. Ar-ra'du : 28] 

Dzikir merupakan obat (dari kegelisahan dan kegalaun ) sekaligus penyembuh darinya.

[Atsar al adzkàr asy-syar'iyyah fi thordi al hamm wa al ghomm, halaman 6, karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al badr]

Oleh sebab itu, marilah kita mempelajari dzikir-dzikir yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam dan marilah kita amalkan dzikir dzikir tersebut dalam kehidupan kita sehari hari.

Oleh : Ustadz Budi Santoso , Lc.