HINGGA DAN SAMPAI KAPAN?


2 bulan lalu oleh Wahana Ardi / 0 komentar

Hingga kapan, dan sampai kapan kita menunda-nunda beramal shalih? Aku kira-kira semua ini karena kita lupa atau lalai, sedangkan kematian terus mengejar kita “dengan cepat” Jika tidak hari ini mungkin esok hari. Pagi dan petang, kita terus diberi nasehat, namun seolah-olah nasehat itu ditujukan bukan untuk kita. Keyakinanku mengalahkan keraguanku akan kematian, hingga seolah-olah aku melihat kematian dengan jelas. Wahai, mereka yang besok akan menjadi rusak dan berpisah dari teman dan kekasih, pergunakanlah akalmu dan kembalilah kepada Rabbmu. ‎وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ "(Dan kembalilah kalian) bertobatlah kalian kepada Rabb kalian, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang kepada kalian azab kemudian kalian tidak dapat ditolong lagi)". [QS az-Zumar : 54] ✍ Ustadz Abu Hasan Arif حَفِظَهُ اللهُ تَعَالَى *Diambil dari sebuah syair dengan tambahan. ________