Hikmah Di Rahasiakannya Taqdir


5 bulan lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

SERIAL DAUROH KE-18 [Bagian 6]


Syaikh Dr. Ziyad Al-'Abbady -semoga Allah menjaga beliau- berkata :

Ada hikmah yang bisa diambil dari (sebuah pertanyaan) mengapa Allah merahasiakan taqdir ? Yaitu agar manusia bisa bebas berkehendak untuk berbuat.

[Faedah dari pelajaran yang beliau sampaikan dari kitabul qodar (kitab taqdir) dari shahih muslim]

Diantara rukun iman yang harus diyakini setiap muslim yaitu iman kepada taqdir. Iman bahwasannya Allah telah menakdirkan segala sesuatu, Allah telah menakdirkan rezeki, ajal, serta nasib seorang hamba apakah dia termasuk penghuni surga atau neraka.

Taqdir merupakan rahasia Allah, tidak ada malaikat yang tahu ataupun para Nabi. Bayangkan apabila seseorang hamba diberi tahu bahwasannya dia ditakdirkan akan meninggal pada usia 60 tahun, maka pasti setiap hari dia tidak akan tenang, dia akan menghitung hari-hari yang berlalu dan seterusnya. Apabila seorang hamba diberi tahu bahwasannya dia ditaqdirkan menjadi orang miskin, maka pasti dia tidak akan mau berusaha dan bekerja. Begitu pula seterusnya. Apabila seorang hamba diberi tahu bahwasannya dia di catatan taqdirnya termasuk penghuni surga, pasti dia akan malas atau enggan beramal sholeh. Begitu seterusnya.

Allah tidak ditanya atas apa yang Allah perbuat tapi hambalah yang akan ditanya (dimintai pertanggung jawaban) atas perbuatan yang dilakukannya.

✏ Admin Grup Suara Al Iman