Berwasiatlah Yang Baik Untuk Para Wanita


4 bulan lalu oleh Radio Suara Al-Iman / 0 komentar

Seorang suami adalah pemimpin terhadap istrinya. Makna pemimpin bukan berarti seorang suami selalu bersikap keras, kaku dan pemarah. Akan tetapi seorang pemimpin harus berhiaskan dengan akhlak yang baik, bersikap lemah lembut terhadap istrinya. 
Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُونُ فِى شَىْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَىْءٍ إِلاَّ شَانَهُ 

"Sesungguhnya kelemah lembutan (keramah tamahan) tidaklah ada di dalam sebuah perkara kecuali menghiasinya dan tidak dicabut (kelemah lembutan) dari sesuatu kecuali menjadikannya buruk". HR. Bukhari dan Muslim.

Rasulullah ﷺ menjadikan barometer baiknya akhlak seseorang apabila ia baik kepada istrinya, sebagaimana sabda beliau:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ

“Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada isteri-isterinya.” [HR. At-Tirmidzi dan Ahmad]

Jika pada saudara seiman kita diperintahkan untuk berbuat ihsan, tentu para istri lebih berhak untuk mendapatkan ihsan dari para suaminya. Dan perbuatan ihsan kepada istri tidaklah menurunkan wibawa suami dihadapan istri sedikitpun, bahkan hal tersebut justru menjadikannya sebagai pemimpin dan panutan yang baik.

Maka dari itu, Rasulullah ﷺ memerintahkan kepada kaum laki-laki:

أَلاَ وَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا فَإِنَّمَا هُنَّ عَوَانٍ عِنْدَكُمْ

“Berwasiatlah yang baik untuk para wanita karena mereka sesungguhnya hanyalah tawanan yang tertawan oleh kalian”. [HR At-Thirmidzi no 1163, Ibnu Majah no 1851 dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani]

Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani rahimahullah berkata, “Sabda Nabi :فَاسْتَوْصُوْا  maksudnya adalah aku wasiatkan kalian untuk berbuat baik kepada para wanita (istri). Terimalah wasiatku ini berkenaan dengan diri mereka, dan amalkanlah.” [Fathul Bari, 9/306]

Dan hadits ini tertuju kepada para suami, ayah dan saudara laki-laki agar berwasiat yang baik pada kaum wanita, berbuat ihsan, memberikan hak-hak mereka dan tidak mendzalimi mereka.

Allahu A’lam

Oleh : Ustadz Andi Fahmi Halim, Lc